Sabtu, 12 Maret 2011

Implementasi Jaringan Komputer Dalam Dunia Bisnis, Perbankan, Mobile User, dan Home User

Dalam dunia bisnis, manfaat yang dapat dirasakan dimana proses transaksi yang terintegrasi dengan baik,dan mempercepat pendistribusian data, informasi untuk pengambilan keputusan, perlindungan keamanan data dan informasi ini lebih terjamin,seperti halnya penjualan barang secara online (kaskus, tokobagus, bhinneka, dll) Memungkinkan berbagi resources (Server, software, CDROM, Printer)
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi yang lebih efisien antar pemakai (mail dan teleconference)
Sedangkan pada Aplikasi home user, memungkinkan komunikasi antar pengguna lebih efisien (chat), interaktif entertainment lebih multimedia (games, video)

Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.


PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI "KOMPUTER" PERBANKAN

Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankanpun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu / nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile "HP" dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti :
- Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller.
- Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
- Penggunaan Database di bank – bank.
- Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.

Dengan adanya jaringan computer hubungan atau komunikasi kita dengan klien jadi lebih hemat, efisien dan cepat. Contohnya : email, teleconference.
Sedangkan di rumah dapat berkomunikasi dengan pengguna lain untuk menjalin silaturahmi (chatting), dan sebagai hiburan dapat digunakan untuk bermain game online, sharing file. Apabila kita mempunyai lebih dari satu komputer, kita bisa terhubung dengan internet melalui satu jaringan. Contohnya seperti di warnet atau rumah yang memiliki banyak kamar dan terdapat setiap komputer di dalamnya.
Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.

PENERAPAN TEKNOLOGI KOMPUTER DI DUNIA BISNIS PERBANKAN

Di era globalisasi ini, kehidupan manusia tidak dapat terlepas dari arus komunikasi dan informasi telah menjelma menjadi suatu kekuatan tersendiri dalam persaingan global yang semakin kompetitif. kehadiran internet sebagai sebuah fenomena kemajuan teknologi menyebabkan terjadinya percepatan globalisasi dan lompatan besar bagi penyebaran informasi dan komunikasi di seluruh dunia.Peran teknologi dalam dunia perbankan sangatlah mutlak, dimana kemajuan suatu sistem perbankan sudah barang tentu ditopang oleh peran teknologi informasi. Semakin berkembang dan kompleksnya fasilitas yang diterapkan perbankan untuk memudahkan pelayanan, itu berarti semakin beragam dan kompleks adopsi teknologi yang dimiliki oleh suatu bank. Tidak dapat dipungkiri, dalam setiap bidang termasuk perbankan penerapan teknologi bertujuan selain untuk memudahkan operasional intern perusahaan, juga bertujuan untuk semakin memudahkan pelayanan terhadap customers. Apalagi untuk saat ini, khususnya dalam dunia perbankan hampir semua produk yang ditawarkan kepada customers serupa, sehingga persaingan yang terjadi dalam dunia perbankan adalah bagaimana memberikan produk yang serba mudah dan serba cepat.

Kegunaan komputer di bidang perbankan untuk menghasilkan informasi bagi pihak manajemen bank sendiri dan juga untuk meningkatkan pelayanan kepada pihak nasabah bank Saat ini dengan dikenalnya E-Commerce, maka pelayanan transaksi secara online dapat diterapkan dengan disediakannya ATM kemudian dengan penggunaan internet memudahkan perbankan dalam melakukan pelayanan kepada nasabahnya melalui INTERNET BANKING dan SMS BANKING. Pesatnya perkembangan teknologi itu telah membentuk masyarakat informasi internasional,termasuk di Indonesia. Sehingga satu sama lain menjadikan belahan dunia ini menjadi sempit dan berjarak pende Berbisnis pun begitu mudahnya,seperti membalikkan telapak tangan. sehinngga diperlukan pembentukan hukum baru yang melibatkan berbagai aspek. Misalnya dalam hal pengembangan dan pengakuan hukum terhadap dokumen serta tandatangan elektronik, perlindungan dan privasi konsumen,cyber crime, pengaturan konten dan cara-cara menyelesaikan sengketa domain. Salah satu bank yang paling mutakhir dengan teknologi hi-end nya adalah BCA, dimana dengan asset teknologi mutakhir yang dimilikinya BCA mampu menjadi leader dalam hal pelayanan e-banking. Dengan jumlah ATM terbesar yang dimilikinya, fasilitas internet banking, dll. Padahal ukuran kecanggihan sebuah teknologi perbankan tidak hanya dilihat dari coverage ATM-nya semata, tapi seharusnya dilihat pada data centernya, khususnya di aplikasi core bankingnya.Memang kendala yang dihadapi oleh dunia perbankan adalah kompleks dan mahalnya teknologi informasi, karena sebagian besar teknologi ini masih disupplay oleh vendor-vendor luar negeri. Tetapi bila lihat sekarang, banyak vendor-vendor pribumi yang berani bersaing dalam teknologi informasi ini. Jadi kenapa kita tidak memakai vendor-vendor pribumi untuk menanamkan teknologi informasi tersebut dalam dunia perbankan. Hal ini manjadi tuntutan bagi perbankan karena mau tidak mau suatu korporasi yang mempunyai ruang lingkup kerja yang luas ditambah dengan operasional-operasional yang sangat banyak harus ditunjang dengan suatu teknologi untuk memudahkan, mengefisienkan dan mengefektifkan kinerja tersebut. Apalagi dalam dunia perbankan dibutuhkan suatu informasi yang uptodate bagi pihak manajemen menengah ke atas untuk memprediksikan langkah bisnis yang akan diambil sehingga berbagai kendala yang mungkin muncul dapat teratasi.

Melalui penggunaan internet sebagai sarana pertukaran informasi di bidang komunikasi, maka waktu dan tempat bukanlah menjadi penghalang untuk melakukan transaksi perbankan. Oleh karenanya, internet banyak dipergunakan dalam kegiatan perbankan di berbagai negara maju, sebagai alat untuk mengakses data maupun informasi dari seluruh penjuru dunia. Electronic Fund Transfer (EFT) merupakan salah satu contoh inovasi dari penggunaan teknologi internet yang mendasar dalam Teknologi Sistem Informasi (TSI) di bidang perbankan. Contoh dari produk-produk EFT antara lain meliputi Anjungan Tunai Mandiri (ATM), electronic home banking (biasa disebut sebagai internet banking), dan money transfer network. Kejahatan internet banking juga merupakan salah satu bentuk kejahatan di dalam dunia maya atau disebut sebagai cyber crime di bidang perbankan.Namun masyarakat sering salah kaprah. Internet banking sering dikatakan canggih karena memungkinkan akses perbankan dari manapun. Padahal jika dilihat dari arsitektur sistem perbankannya, E-Banking hanyalah salah satu channel dari banyak channel untuk transaksi perbankan semisal EDC (electronic data capture) yang banyak terdapat di merchant belanja. Ataupun mesin ATM itu sendiri. Adapun alasan untuk memilih judul Perlindungan Nasabah Bank Dalam Penggunaan Fasilitas Internet Banking Atas Terjadinya Cyber Crime”, dikarenakan semakin maraknya penyedia layanan jasa internet banking di Indonesia sekarang ini. Dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik kini menjadi peraturan perundang-undangan yang dapat menjamin kepastian hukum. Internet banking kini bukan lagi istilah yang asing bagimasyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di wilayah perkotaan. Hal tersebut disebabkan semakin banyaknya perbankan nasional yang menyelenggarakan layanan tersebut.

Di masa mendatang, layanan ini tampaknya sudah bukan lagi sebuah layanan yang akan memberikan keuntungan bagi bank yang menyelenggarakannya, tapi sudah seperti keharusan. Keadaannya akan sama seperti pemberian fasilitas ATM. Semua bank akan menyediakan fasilitas tersebut. Namun, tampaknya di balik perkembangan ini terdapat berbagai permasalahan hukum yang mungkin di kemudian hari dapat merugikan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik. Internet banking merupakan salah satu pelayanan perbankan tanpa cabang, yaitu berupa fasilitas yang akan memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan tanpa perlu datang ke kantor cabang. Layanan yang diberikan internet banking kepada nasabah berupa transaksi pembayaran tagihan, informasi rekening, pemindahbukuan antar rekening, infomasi terbaru mengenai suku bunga dan nilai tukar valuta asing, administrasi mengenai perubahan Personal Identification Number (PIN), alamat rekening atau kartu, data pribadi dan lain-lain, terkecuali pengambilan uang atau penyetoran uang. Karena untuk pengambilan uang masih memerlukan layanan ATM dan penyetoran uang masih memerlukan bantuan bank cabang. Praktek internet banking ini jelas akan mengubah strategi bank dalam berusaha. Setidaknya ada faktor baru yang bisa mempengaruhi pengkajian suatu bank untuk membuka cabang baru atau menambah ATM. Internet banking memungkinkan nasabah untuk melakukan pembayaran-pembayaran secara online. Internet banking juga memberikan akomodasi kegiatan perbankan melalui jaringan komputer kapan saja dan dimana saja dengan cepat, mudah dan aman karena didukung oleh sistem pengamanan yang kuat. Hal ini berguna untuk menjamin keamanan dan kerahasian data serta transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Selain itu, dengan internet banking, bank bisa meningkatkan kecepatan layanan dan jangkauan dalam aktivitas perbankan. Dalam perkembangan teknologi perbankan seperti internet banking, pihak bank harus memperhatikan aspek perlindungan nasabah khususnya keamanan yang berhubungan dengan privasi nasabah. Keamanan layanan online ada empat, yaitu keamanan koneksi nasabah, keamanan data transaksi, keamanan koneksi server, dan keamanan jaringan sistem informasi dari server. Selain itu, aspek penyampaian informasi produk perbankan sebaiknya disampaikan secara proporsional, artinya bank tidak hanya menginformasikan keunggulan atau kekhasan produknya saja, tapi juga system keamanan penggunaan produk yang ditawarkan. Pengamanan internet banking berupa pemakaian sistem firewall untuk pembatasan akses. Pengamanan berlapis ini, tentu saja ditambah dengan keamanan yang dipunyai oleh setiap nasabah berupa identitas pengguna (user ID) dan PIN. Ditambah lagi dengan program Secure Sockets Layer (SSL) 3.0 dengan sistem pengacakan 128 bit. Pengaman tersebut oleh bank disesuaikan dengan standar internasional.

Selasa, 21 Desember 2010

Fitur Penjualan pada Software MYOB

1. Accounts
Menyediakan fitur Accounts List, Record Journal Entry.

2. Banking
Menyediakan fitur Spend Money, Receive Money, Bank Register, Reconcile Account, Prepare Bank Deposit, Print Cheque.

3. Sales
Menyediakan fitur Sales Register, Enter Sales, Receive Payment, Print Invoice.

4. Time Billing
Menyediakan fitur Activities List, Enter Activity Slip, Prepare Time Billing Invoice, Activity Log.

5. Purchase
Menyediakan fitur Purchase Register, Enter Purchase, Print Purchase Order.

6. Inventory
Menyedikan fitur Item Register, Item List, Set Item Prices, Count Inventory, Adjust Inventory, Transfer Inventory, Auto Build Inventory.

7. Card File
Menyediakan fitur Card List seperti Customer, Supplier, Employee, Personal.



SALES

Penjualan merupakan bagian yang memegang peranan penting dalam suatu perusahaan karena hasil dari penjualan merupakan sumber kelangsungan usaha. Penjualan biasanya berpengaruh pada pendapatan kas jika dilakukan secara tunai, atau pada piutang usaha jika penjualan dilakukan secara kredit. Karena aktivitas yang berhubungan dengan penjualan ini sangat penting, maka perusahaan harus mencatatnya dengan tepat dan akurat. Untuk mencatat semua aktivitas yang berhubungan dengan penjualan, anda menggunakan modul sales pada MYOB Premiere. Semua aktivitas penjualan yang dicatatdalam modul sales secara otomatis akan masuk dalam daftar jurnal transaksi.
Semua yang ada dimenu purchase terdapat pula di menu sales. Pada prinsipkan cara pengisian sales sama dengan pengisian purchase yaitu, mulai terjadinya Quote Sales, Order Sales, Enter Sales, Receive Payment sampai dengan Transaction Journal. Yang berbeda adalah berada pada posisi yang berlawanan.

Senin, 25 Oktober 2010

MYOB


A. Pengertian MYOB Accounting

Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 13 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, laba rugi dan sebagainya.
Follow up:

B. Membuat Data Perusahaan pada MYOB

Langkah – langkah yang harus dilakukan :

1. Klik tombol start
2. Pilih all program> MYOB Accounting v13> MYOB Accounting v13
3. Didalam kotak dialog yang terbuka terdapat 5 tombol akses
a. Open, untukmembuka data MYOB yang telah ada
b. Create, untuk membuat data perusahaan baru
c. Explore, untuk menampilkan data contoh yang telah disediakan
d. What’s New, untuk menampilkan file.html yang terhubung dengan internet, yang berisi berita terbaru dalam versi 12 ini
e. Exit, untuk mengakhiri program MYOB
4. Klik tombol create new company file, klik next
5. Klik company information lalu masukkan data perusahaan. Setelah itu klik next
6. Lalu masukkan periode akuntansi, dan klik next bila sudah selesai
7. Klik tombol save. Klik next
8. Selanjutnya akan tampil informasi proses telah selesai

C. Mengenal Area Kerja MYOB Accounting v 13

Setelah anda membuat data perusahaan pada MYOB, Anda perlu mengenal area kerja pada MYOB Accounting v15 sebelum anda memindahkan data perusahaan ke dalam MYOB Accounting.
D. Mengakhiri Program MYOB Accounting v 13

Untuk mengakhiri anda ikuti langkah sebagai berikut:
1. Klik file > Exit
2. Kotak dialog konfirmasi akan tmapil, klik tombol yes
3. MYOB akan menampilkan kotak informasi lagi, kemudian tandai option backup all data dan check company file for errors, klik tombol continue
4. Kotak konfirmasi MYOB accounting ditampilkan, yang memberitahukan bahwa tidak terjadi kesalahan dalam data anda. Klik ok
5. Kotak dialog backup ditampilkan, ketik nama file absolute pada kotak file name, klik save
6. Proses backup dilakukan setelah selesai aplikasi MYOB accounting akan langsung tertutup.

MEMINDAHKAN DATA PADA MYOB
>
A. Membuka File

1. Buka program MYOB Accounting v13
2. Pada kotak informasi klik tombol open your company file
3. Pada bagian look ini pilih drive di mana file disimpan
4. Pilih file dokumen dan klik tombol open
5. Akan tampil kotak dialog sign-on,kemudian klik ok
6. Klik pilihan enter later untuk menunda pengisian nomor registrasi selanjutnya klik tombol ok
7. Selanjutnya pada kotak dialog konfirmasi akan menunjukkan perifikasi data, klik tombol no
8. Selanjutnya file akan tampil.
Follow up:

B. Persiapan Data Akuntansi

Daftar Saldo Rekening
Data Pelanggan
Data Pemasok
Data Barang Dagangan
C. Daftar Perkiraan

Mengganti Nama Perkiraan

1. Klik modul perkiraan (account), kemudian pilih account list
2. Pastikan tab asset dalam keadaan terpilih kemudian klik ganda pada perkiran assets, muncul kotak dialog edit account, ganti account name menjadi aktiva kemusian klik ok
3. Dengan mengulangi langkah diatas untuk hasil penggantian nama perkiraan lakukan untuk perkiraan lainnya.
4. Langkah terakhir adalah tutup jendela account list dengan tombol close

Membuat Nama Perkiraan
1. Buka jendela account list dengan klik modul perkiraan kemudian pilih naccount list
2. Ada klik tombol new bawah layar
3. Pastikan kelompok perkiraan anda adalah asset, kemudian kerikkan nomor perkiraan pada account number, selanjutnya tekan tombol tab, isi account name dengan nama perkiraan yang baru
4. Selesai klik tomol ok
5. Utnuk membuat nama perkiraan yang lain ikuti langkah diatas tadi
6. Langkah terakhir klik close

Menghapus Perkiraan
1. Klik modul perkiraan, kemudian pilih account list
2. Setelah Setelah itu klik tanda panah yang terletak sebelah kiri nama perkiraan misal perkiraan undeposit Funds
3. Kemudian akan tampil kotak edit account, karena perkiraan yang dicontohkan perkiraan linked atau terhubung maka kita harus menggantikan posisi untuk perkiraan ini. Untuk itu klik tanda panah linked accounts for
4. Ubah nomor dan nama perkiraan dengan mengkil kolom isian tersebut
5. Kemudian kotal dialog tampil dan nama perkiraan tampil misalkan kita ingin menganti dengan perkiraan bank solo (1-1130), kemudian klik tombol use account
6. Selanjutnya klik yes pada kotak informasi
7. Klik Ok
8. Untuk menghapus klik menu edit dan klik delete account
9. Untuk menghapus nama perkiraan lain ikuti langkah diatas.
10. Klik close

D. Link Transaksi
Link transaksi merupakan hubungan otomatis antar perkiraan satu dengan perkiraan lain. Contoh perkiraan piutang dan kas

Link Transaksi Perkiraan Buku Besar dan Kas/Bank
1. Klik setup, linked account, account & Banking accoaunts
2. Selanjutnya tampil kotak dialog yang mana anda akan mnegiisi nomor perkiraan yang menghubungkan perkiraan dan kas
3. Contoh kita akan mengganti nama perkiraan untuk perkiraan link pembayaran elektronik
4. Selanjutnya tampil kotak dialog pilih perkiraan Bank Permata, terakhir klik tombol use account
5. Pilih Yes
6. Lakukaan langkah diatas selanjutnya untuk mengganti perkiraan yang lain
7. Klik ok
Link Transaksi Perkiraan Penjualan
1. Klik setup, linked accounts, sales account
2. Sales linked accounts akan tampil
3. Isilah transaksi perkiraan penjualan untuk akun perkiraan untuk penerimaan piutang dengan bank permata
4. terakhir Klik Ok

Link Transaksi Perkiraan Pembelian
1. Klik menu setup, linked account, purchase account
2. Selanjutnya kotak dialog purchases linked accounts akan tampil
3. Selanjutnya ganti perkiraan untuk pembayaran hutnag ke link Bank Solo (1-1130)
4. Terakhir klik Ok

E. Kode Pajak
Menghapus Kode Pajak
1. Klik list, tax code
2. Tax Code akan tampil
3. Pilih nama kode pajak yang akan dihapus, setelah itu kotak dialog akan tmapil, kemudian baris menu anda pilih menu edit delete tax code
4. Klik Ok
5. Klik close untuk menutup kotak dialog tax code list
6. Klik close untuk menutup

Membuat Kode Pajak
1. Klik menu list, tax code
2. Klik tombol new
3. Kemedian isi kode pajak PPn padakolom isian tax kode
4. Kemudian klik tab, isi pajak pertambahan nilai pada description
5. Lalu pilih tipe pajak good & service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type
6. Klik 10%
7. Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop down pilih 2-1310 (PPN Keluaran) pada kotak dialog select from list klik tombol use account dan 2-1320 (PPN Masukkan) pada kolom isisan linked account for tax paid
8. Pada linked card for tax authority masukkan nomor pajak yang tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat anda kosongkan
9. Klik ok
10. Klik close

F. Membuat Card File
1. Pada jendela command center klik card file
2. Klik card list
3. klik tombol new
4. Pastikan check box inactive card dalam keadaan uncheck, kemudian isi kolom dalam tab profile dengan data sebelumnya
5. Untuk melihat hasil klik Profile
6. Klik card details untuk masuk step berikutnya
7. Untuk menyisipkan gambar pelanggan dapat dilakukan dnegan klik ganda picture information
8. Klik tombol link
9. Lalu klik file bitmap, open
10. Selanjutnya klik ok
11. Isi informasi tambahan untuk kartu pelanggan
12. Klik tab selling details
13. Dalam tab ini anda mengisi informasi detail penjualan yang berlaku untuk pelanggan
14. Klik tab payment details untuk tab berikutnya, dan isi seluruh informasi yang tampil
15. Lalu klik tab contag log untuk masuk ke tampilan berikutnya, kotak ini menampilkan jadwal kegiatan pelanggan
16. Klik tab jobs, kotak dialog akan tmapil anda diminta untuk mengisi daftar jobs dengan pelanggan
17. Klik tab history untuk menampilkan total penjualan bulanan tahun terdahulu dan tahun yang sedang berjalan
18. Klik ok

G. Mengubah Kartu File
1. Pastikan jendela card list dalam modul card file
2. Pilih dan klik ganda kartu file yang akna diubah
3. Lalu lakukan perubahn jika layar tmapilan telah nampak.
4. Klik Ok

H. Daftar Persediaan
1. Modul Inventory, aktifkan kotak dialog item list
2. Klik tombol new
3. Kemudian isi A-001 pada kolom isian item number, klik tab isi stop map pada name
4. Aktifkan kotak periksa I buy this item, klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost, untuk menampilan kotak select from list tekan tombol new
5. Kotak dialog edit account akan ditmapilkan, pastikan kolom account classification berisi cost of sales, jika tidak klik tombol drop down disebelahnya pilih cost of sales, isi nomor perkiraan 1000 pada kolom account number, tekan tab kemudian isi harga pokok penjualan pada kotak isian account name kemudian klik ok
6. Kemudian tampil kotak information klik tombol drop down pada kotak expense account for tracking cost pilih harga pokok penjualn dari kotak dialog select from list klik use account
7. Aktifkan kotak a sell this item, masukkan nomor perkiraan 4-1000 untuk perkiraan penjualan
8. Aktifkan kotak inventory this item jika barang tersebut akan dicatat dalam perkiraan persediaan. Masukkan no. perkiraan 1-1400 untuk perkiraan persediaan barang dagang pada kotak asset account for item inventory
9. Kli buying details, kotak dialog item information dalam tab buying details
10. Isi pack dalam kotak isian buying unit of measure, klik tab 2 kali kemudian isi PPN
11. Klik tab selling details isi Rp 30.000
12. Klik Ok
13. Klik Close

Mengisi Harga Jual dan Jumlah Persediaan
1. Dalam modul inventory, aktifkan kotak dialog adjust inventory dengan menekan tombol adjust inventory
2. Isi tanggal transaksi 01/01/05 kemudian isi memo dengan persediaan awal barang
3. Klik tab 2 kali kemudian select from list
4. Pilih item misalnya StopMAp klik Use Item
5. Tekan tab kemudian isi jumlah persediaan yaitu 500 pack
6. Lalu masukkan item perunit Rp 25.000
7. Terakhir tekan tab 2 kali untuk mengisi nama perkiraan pada kotak dialog select from list, pada kolom look for isi nomor perkiraan 1-4000. Kemudian klik use account, nama perkiraan persediaan barang dagang
8. Apabila telah terisi semua klik record
9. Klik cancel

I. Mencatat Saldo Awal
Saldo Awal Perkiraan
1. Klik setup, balances, account opening balance
2. Ketik saldo untk perkiraan kas yaitu Rp 2.750.000 (tanpa Rp)
3. Tekan enter isi saldo awal berikutnya
4. Klik Ok
5. Klik modul account klik account list untuk mengaktifkan kotak dialog, maka tampil keseluruhan saldo awal.
6. Klik close

Saldo Awal Piutang Dagang
1. Klik menu setup, balances, customer opening balance
2. Kemudian pilih dan klik satu pelanggan, lalu klik tombol add sale
3. Selanjutnya tekan tab untuk sampai pada kolom date dan totalincluding tax isilah bagian kolom tersebut
4. Pastikan kode pajak adalah N-T, jika tidak klik drop down select from list pilih N-T use tax code
5. Klik record
6. Lalu kita berada pada kotak customer opening balance klik option customer summary
7. Lakukan langkah tasi untuk pelanggan lainnya.
8. Klik Ok
9. Klik close

Saldo Awal Hutang Dagang
1. Pada jendela command center. Klik menu setup, balance, supplier opening balance
2. Kemudian pilih dan klik salah satu pemasok, klik tombol add purchase
3. Selanjutnya klik tab untuk sampai pada kolom date dan tab totalincluding tas, maka masukkan data sesuai dengan informasi
4. Pastikan tax code dalam keadaan N-T
5. Lalu klik tombol record
6. Selanjutnya semua data pemasok dimasukkan dengan cara tadi.
7. Apabila telah selesai klik OK
8. Klik close

Jumat, 01 Oktober 2010

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem informasi akuntansi

Pengertian mengenai sistem informasi akuntansi (SIA) :

1. Wilkinson (1991)

Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

2. Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)

Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Alasan Mempelajari SIA:

  1. Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
  2. SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
  3. Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari SIA :

  1. Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan.
  2. Bagaiomana caranya menyalurkan data, informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan
  3. Bagaiaman caranya menjamin realbilitas, keakuratan dan ketcepatan data dan informasi yang disajikan.

Definisi akuntansi menyatakan bahwa "akuntansi adalah seni pencatatan, mengklasifikasikan dan meringkas, dengan cara yang signifikan dan dalam bentuk uang, transaksi dan peristiwa yang setidaknya untuk sebagian yang bersifat keuangan, dan menafsirkan hasilnya. Oleh Karena itu akuntansi hanyalah sebuah seni pencatatan. Ini berarti menempatkan ke dalam tulisan atau dalam transaksi yang sesuai dan karakter keuangan. Namun tidak mencerminkan dengan benar peran akuntansi dalam masyarakat modern, Pada saat ini ruang lingkup akuntansi lebih luas daripada yang dijelaskan dalam definisi ini.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) menggabungkan studi dan praktek akuntansi dengan pelaksanaan, desain, dan pemantauan sistem informasi. Sistem tersebut menggunakan sumber daya informasi teknologi modern bersama dengan kontrol akuntansi tradisional dan metode untuk memberikan pengguna informasi keuangan yang diperlukan untuk mengelola organisasi. Kualitas informasi merupakan salah satu keunggulan kompetitif bagi suatu organisasi. Dalam sistem informasi akuntansi, kualitas informasi yang diberikan adalah penting.

Manajemen organisasi di dunia kontemporer memiliki fokus pada isu sistematis. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sebagai salah satu dari sistem yang paling penting dalam organisas,yaitu input, pengolahan, menyimpan dan mendistribusikan informasi. Saat ini sistem informasi akuntansi sudah lebih digital dan on-line.

Sebuah sistem informasi akuntansi ini biasanya ada sebuah program akuntansi komputerisasi yang membuat catatan untuk sebuah perusahaan. Informasi dimasukkan ke dalam sistem dan sistem rel dan mengatur informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi digunakan juga untuk memberikan informasi rinci tentang perusahaan, termasuk laporan keuangan.

Tujuan dari SIA adalah untuk mengumpulkan data dan menyediakan para pembuat keputusan dengan informasi. kebanyakan para pembisnis sekarang menggunakan software akuntansi . Dalam sebuah sistem akuntansi elektronik keuangan, langkah-langkah dalam siklus akuntansi tergantung pada sistem itu sendiri. Sebagai contoh, beberapa sistem memungkinkan jurnal langsung posting dengan berbagai buku besar dan yang lainnya. Tidak Semua SIA dapat terkomputerisasi.

Jenis Sistem :

* Sistem Lingkaran Terbuka : sistem yang tidak mempunyai elemen mekanisme kontrol, dan tujuan.

* Sistem Lingkaran Tertutup : sistem yang disertai oleh adanya elemen mekanisme kontrol dan tujuan.

Sifat Sistem :

* Sistem terbuka : Sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumberdaya.

* Sistem Tertutup : Sistem yang sama sekali tidak berhubungan dengan lingkungannya.


Teknologi Sistem Informasi Akuntansi

Perangkat input umumnya terkait dengan AIS meliputi: komputer pribadi atau workstation untuk menjalankan aplikasi,pemindaian perangkat untuk entri data standar,alat komunikasi elektronik untuk pertukaran data elektronik (EDI) dan e-commerce.Selain itu, sistem keuangan banyak datang dari "Web-enabled" untuk memungkinkan perangkat untuk terhubung ke World Wide Web.

Dasar Proses pengolahan ini dicapai melalui sistem komputer mulai dari komputer pribadi individu untuk skala perusahaan server-besar. Namun, secara konseptual, model pengolahan yang mendasari masih merupakan "double-entry" sistem akuntansi awalnya diperkenalkan pada abad kelima belas.

SIA- DALAM KONTEKS SISTEM INFORMASI

SIA mencakup semua fungsi bisnis dari sistem transaksi tulang punggung pengolahan akuntansi perencanaan manajemen keuangan yang canggih dan sistem pengolahan.

Pelaporan Keuangan dimulai pada tingkat operasional organisasi, dimana sistem pengolahan transaksi bisnis menangkap peristiwa penting seperti produksi normal, pembelian, dan penjualan. Peristiwa-peristiwa (transaksi) diklasifikasikan dan dirangkum untuk keputusan internal dan untuk pelaporan keuangan eksternal.

Biaya sistem akuntansi digunakan dalam lingkungan manufaktur dan jasa. Hal ini memungkinkan sebuah organisasi untuk melacak biaya yang terkait dengan produksi barang atau kinerja pelayanan. Selain itu, SIA dapat memberikan analisis canggih untuk meningkatkan alokasi sumber daya dan pelacakan kinerja.

Sistem akuntansi manajemen digunakan untuk memungkinkan perencanaan sebuah organisasi, pemantauan, dan pengendalian untuk berbagai kegiatan. Hal ini memungkinkan tingkat manajerial karyawan untuk memiliki akses ke laporan lanjutan dan analisis statistik. Sistem dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi, untuk mengembangkan berbagai skenario, dan untuk memilih jawaban yang optimal antara skenario alternatif.

Akuntansi keuangan melakukan fungsi utama sebagai berikut:

* Memelihara catatan sistematis: transaksi bisnis dengan benar akan dicatat, diklasifikasikan dalam rekening yang sesuai dan dirangkum dalam laporan pendapatan laporan keuangan dan neraca.

* Mengkomunikasikan hasil keuangan: Akuntansi digunakan untuk mengkomunikasikan informasi keuangan sehubungan dengan laba bersih (atau rugi), aset, kewajiban dll, kepada pihak yang berkepentingan.

* Memenuhi kebutuhan hukum: Ketentuan-ketentuan berbagai hukum seperti Undang-Undang Perusahaan, Pajak Penghasilan dan Pajak Penjualan. Penyerahan berbagai pernyataan, yaitu, rekening tahunan, pajak penghasilan untuk tujuan pajak penjualan dan sebagainya.

* Melindungi aset bisnis: Akuntansi memelihara catatan yang tepat dari berbagai aset dan dengan demikian memungkinkan manajemen untuk melakukan kontrol secara tepat.

* Pengambilan keputusan: Akuntansi menyediakan pengguna data yang relevan untuk memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat sehubungan dengan investasi dalam modal perusahaan bisnis atau untuk memasok barang di kredit atau meminjamkan uang dll.

* Evaluasi: hasil operasi Menilai (laba atau rugi) sehubungan dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

* Pengendalian: Untuk mengidentifikasi kelemahan sistem operasional dan meninjau langkah yang diambil untuk memeriksa kelemahan tersebut.

Sistem informasi akuntansi

Pengertian mengenai sistem informasi akuntansi (SIA) :

1. Wilkinson (1991)

Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

2. Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)

Mendefinisikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Alasan Mempelajari SIA:

  1. Karena Informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan
  2. SIA digunakan untuk melakukan kontrol terhadap Aset yang dimiliki organisasi tersebut.
  3. Menyiapkan data data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari SIA :

  1. Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan.
  2. Bagaiomana caranya menyalurkan data, informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan
  3. Bagaiaman caranya menjamin realbilitas, keakuratan dan ketcepatan data dan informasi yang disajikan.

Definisi akuntansi menyatakan bahwa "akuntansi adalah seni pencatatan, mengklasifikasikan dan meringkas, dengan cara yang signifikan dan dalam bentuk uang, transaksi dan peristiwa yang setidaknya untuk sebagian yang bersifat keuangan, dan menafsirkan hasilnya. Oleh Karena itu akuntansi hanyalah sebuah seni pencatatan. Ini berarti menempatkan ke dalam tulisan atau dalam transaksi yang sesuai dan karakter keuangan. Namun tidak mencerminkan dengan benar peran akuntansi dalam masyarakat modern, Pada saat ini ruang lingkup akuntansi lebih luas daripada yang dijelaskan dalam definisi ini.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) menggabungkan studi dan praktek akuntansi dengan pelaksanaan, desain, dan pemantauan sistem informasi. Sistem tersebut menggunakan sumber daya informasi teknologi modern bersama dengan kontrol akuntansi tradisional dan metode untuk memberikan pengguna informasi keuangan yang diperlukan untuk mengelola organisasi. Kualitas informasi merupakan salah satu keunggulan kompetitif bagi suatu organisasi. Dalam sistem informasi akuntansi, kualitas informasi yang diberikan adalah penting.

Manajemen organisasi di dunia kontemporer memiliki fokus pada isu sistematis. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sebagai salah satu dari sistem yang paling penting dalam organisas,yaitu input, pengolahan, menyimpan dan mendistribusikan informasi. Saat ini sistem informasi akuntansi sudah lebih digital dan on-line.

Sebuah sistem informasi akuntansi ini biasanya ada sebuah program akuntansi komputerisasi yang membuat catatan untuk sebuah perusahaan. Informasi dimasukkan ke dalam sistem dan sistem rel dan mengatur informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi digunakan juga untuk memberikan informasi rinci tentang perusahaan, termasuk laporan keuangan.

Tujuan dari SIA adalah untuk mengumpulkan data dan menyediakan para pembuat keputusan dengan informasi. kebanyakan para pembisnis sekarang menggunakan software akuntansi . Dalam sebuah sistem akuntansi elektronik keuangan, langkah-langkah dalam siklus akuntansi tergantung pada sistem itu sendiri. Sebagai contoh, beberapa sistem memungkinkan jurnal langsung posting dengan berbagai buku besar dan yang lainnya. Tidak Semua SIA dapat terkomputerisasi.

Jenis Sistem :

* Sistem Lingkaran Terbuka : sistem yang tidak mempunyai elemen mekanisme kontrol, dan tujuan.

* Sistem Lingkaran Tertutup : sistem yang disertai oleh adanya elemen mekanisme kontrol dan tujuan.

Sifat Sistem :

* Sistem terbuka : Sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumberdaya.

* Sistem Tertutup : Sistem yang sama sekali tidak berhubungan dengan lingkungannya.


Teknologi Sistem Informasi Akuntansi

Perangkat input umumnya terkait dengan AIS meliputi: komputer pribadi atau workstation untuk menjalankan aplikasi,pemindaian perangkat untuk entri data standar,alat komunikasi elektronik untuk pertukaran data elektronik (EDI) dan e-commerce.Selain itu, sistem keuangan banyak datang dari "Web-enabled" untuk memungkinkan perangkat untuk terhubung ke World Wide Web.

Dasar Proses pengolahan ini dicapai melalui sistem komputer mulai dari komputer pribadi individu untuk skala perusahaan server-besar. Namun, secara konseptual, model pengolahan yang mendasari masih merupakan "double-entry" sistem akuntansi awalnya diperkenalkan pada abad kelima belas.

SIA- DALAM KONTEKS SISTEM INFORMASI

SIA mencakup semua fungsi bisnis dari sistem transaksi tulang punggung pengolahan akuntansi perencanaan manajemen keuangan yang canggih dan sistem pengolahan.

Pelaporan Keuangan dimulai pada tingkat operasional organisasi, dimana sistem pengolahan transaksi bisnis menangkap peristiwa penting seperti produksi normal, pembelian, dan penjualan. Peristiwa-peristiwa (transaksi) diklasifikasikan dan dirangkum untuk keputusan internal dan untuk pelaporan keuangan eksternal.

Biaya sistem akuntansi digunakan dalam lingkungan manufaktur dan jasa. Hal ini memungkinkan sebuah organisasi untuk melacak biaya yang terkait dengan produksi barang atau kinerja pelayanan. Selain itu, SIA dapat memberikan analisis canggih untuk meningkatkan alokasi sumber daya dan pelacakan kinerja.

Sistem akuntansi manajemen digunakan untuk memungkinkan perencanaan sebuah organisasi, pemantauan, dan pengendalian untuk berbagai kegiatan. Hal ini memungkinkan tingkat manajerial karyawan untuk memiliki akses ke laporan lanjutan dan analisis statistik. Sistem dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi, untuk mengembangkan berbagai skenario, dan untuk memilih jawaban yang optimal antara skenario alternatif.

Akuntansi keuangan melakukan fungsi utama sebagai berikut:

* Memelihara catatan sistematis: transaksi bisnis dengan benar akan dicatat, diklasifikasikan dalam rekening yang sesuai dan dirangkum dalam laporan pendapatan laporan keuangan dan neraca.

* Mengkomunikasikan hasil keuangan: Akuntansi digunakan untuk mengkomunikasikan informasi keuangan sehubungan dengan laba bersih (atau rugi), aset, kewajiban dll, kepada pihak yang berkepentingan.

* Memenuhi kebutuhan hukum: Ketentuan-ketentuan berbagai hukum seperti Undang-Undang Perusahaan, Pajak Penghasilan dan Pajak Penjualan. Penyerahan berbagai pernyataan, yaitu, rekening tahunan, pajak penghasilan untuk tujuan pajak penjualan dan sebagainya.

* Melindungi aset bisnis: Akuntansi memelihara catatan yang tepat dari berbagai aset dan dengan demikian memungkinkan manajemen untuk melakukan kontrol secara tepat.

* Pengambilan keputusan: Akuntansi menyediakan pengguna data yang relevan untuk memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat sehubungan dengan investasi dalam modal perusahaan bisnis atau untuk memasok barang di kredit atau meminjamkan uang dll.

* Evaluasi: hasil operasi Menilai (laba atau rugi) sehubungan dengan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

* Pengendalian: Untuk mengidentifikasi kelemahan sistem operasional dan meninjau langkah yang diambil untuk memeriksa kelemahan tersebut.